- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-118 SMKN 1 REJOTANGAN 20 Mei 2026
- Kasus Distributor Susu Ultra di Kalidawir , Klarifikasi Mertua Tuai Tanda Tanya
- Optimalkan Potensi Desa, Pemdes Karangrejo Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Unit Peternakan BUMDES
- Optimalkan Potensi Desa, Pemdes Karangrejo Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Unit Peternakan BUMDES
- Dongkrak Sport Tourism, Plt. Bupati Tulungagung Lepas Ratusan Peserta Gemah Coastal Run 2026
- Penuh Khidmat, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Lepas Keberangkatan 1.179 Calon Jamaah Haji
- Nekat Bawa Balita ke Sumatera, Wanita Asal Lampung Diringkus Polisi di Serang
- Optimalkan Kesehatan Masyarakat, Desa Tanjungsari Gelar Kegiatan ILP Melati
- Lantik 74 Pejabat Fungsional, Plt Bupati Tulungagung , Jadilah Motor Penggerak Perubahan
- Pastikan Birokrasi Tetap Solid, Plt. Bupati Tulungagung Lantik Drs. Tri Hariadi sebagai Pj. Sekda
Buka Rakorkab PKH, Bupati Gatut Sunu - Kualitas SDM Kunci Utama Penuntasan Kemiskinan

merahputihupdate.com
TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menegaskan bahwa keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH) tidak hanya bergantung pada besarnya bantuan finansial, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pendamping di lapangan.
Baca Lainnya :
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) sekaligus agenda Peningkatan Kapasitas SDM PKH Kabupaten Tulungagung pada Kamis (8/1/2026).
Di hadapan jajaran Dinas Sosial, Tim SDM PKH Provinsi Jawa Timur, serta para pendamping PKH tingkat kecamatan, Bupati menekankan bahwa Rakorkab ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan mengevaluasi pelaksanaan program agar tetap tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
"PKH adalah instrumen utama pemerintah dalam percepatan penanggulangan kemiskinan. Program ini tidak boleh berjalan biasa-biasa saja; harus memberikan dampak nyata bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM)," tegas Gatut Sunu.
Meskipun PKH bertujuan memutus rantai kemiskinan antar-generasi melalui akses pendidikan dan kesehatan, Bupati mengakui masih ada tantangan besar yang harus dihadapi, terutama terkait validitas data di lapangan.
"Persoalan akurasi data, efektivitas pendampingan, serta upaya mendorong kemandirian keluarga penerima manfaat masih menjadi pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gatut Sunu juga mengingatkan para peserta untuk memegang teguh arahan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yaitu prinsip "Bekerja, Bergerak, dan Berdampak".
Ia meminta agar setiap program tidak hanya terjebak pada rutinitas administratif, melainkan menghasilkan perubahan taraf hidup yang signifikan bagi masyarakat.
Bupati menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam mendukung seluruh program penanggulangan kemiskinan. Ia optimis, dengan kerja kolaboratif dan dedikasi tinggi dari para pendamping, angka kemiskinan di Tulungagung dapat ditekan secara maksimal.











