- Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Tulungagung Ikuti Rakor Bencana Hidrometeorologi
- Polres Tulungagung Ungkap Dua Kasus Pencabulan di Sendang dan Sumbergempol
- Sindikat Pencurian Kabel Telkom di Kalidawir Dibongkar, 10 Orang Ditetapkan Tersangka
- Optimalkan Standar Pelayanan, SPPG Yayasan Cesmid Tulungagung Lakukan Pembenahan Menyeluruh
- Bupati Gatut Sunu Beri Harapan Baru untuk Rumah Ibu Tutik
- Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Pemkab Tulungagung Awali Pembangunan Dua Kantor Polisi Melalui Dana
- RAT KDMP Bangunjaya 2026: Antusiasme Warga Tinggi, Keanggotaan Capai 541 Orang
- Pererat Silaturahmi, RSUD dr. Iskak Tulungagung Gelar Halalbihalal di Hari Pertama Kerja
- Bapenda Tulungagung Ikuti High Level Meeting Persiapan Championship TP2DD 2026
- Pererat Ukhuwah dan Kepedulian, Bupati Gatut Sunu Hadiri Halalbihalal IKAPPDAR se-Karesidenan Kediri
Pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Krosok Mulai Direalisasikan
Pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Krosok Mulai Direalisasikan, Diharapkan Dongkrak Produktivitas Pertanian

TULUNGAGUNG, MPU — Pemerintah Desa Krosok, Kecamatan (sesuaikan), resmi memulai pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sebagai bentuk komitmen dalam peningkatan infrastruktur pertanian. Proyek ini berlokasi di Dusun Karangtengah dan dibiayai melalui Dana Bantuan Keuangan (BK) Kabupaten dengan total anggaran Rp150 juta.
Pembangunan tersebut meliputi jalan dengan panjang 190 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 0,15 meter, serta tambahan pembangunan jalan sepanjang 200 meter di lokasi yang sama. Infrastruktur ini menjadi salah satu prioritas desa untuk mendukung mobilitas warga, terutama para petani.
Baca Lainnya :
- Program TPS3R Boyolangu Hampir Rampung, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat0
- Pemdes Tanggulwelahan Bersinergi dengan Polsek Besuki Wujudkan Program Ketahanan Pangan Melalui Pena0
- Longsor Parah di Geger–Pagerwojo, Kades Desak BPBD Turun Tangan Serius0
Kepala Desa Krosok, Susanto, S.A.P, menjelaskan bahwa pembangunan JUT ini merupakan jawaban atas kebutuhan warga terhadap akses yang lebih memadai menuju lahan pertanian.
“Selama ini para petani masih kesulitan ketika harus mengangkut hasil panen, terutama ketika musim hujan dan kondisi tanah menjadi licin. Dengan adanya Jalan Usaha Tani ini, aktivitas pertanian akan lebih lancar dan efisien,” ujar Susanto.
Ia menambahkan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Desa Krosok. Karena itu, pembangunan infrastruktur pendukung seperti JUT menjadi bagian dari strategi desa dalam mendorong peningkatan hasil produksi serta menekan biaya operasional petani.

Warga Desa Krosok menyambut baik pembangunan ini. Mereka menilai JUT sangat dibutuhkan untuk mempercepat distribusi hasil panen dan mempermudah akses alat-alat pertanian masuk ke area sawah.
Sejumlah petani berharap jalan yang dibangun tidak hanya membantu aktivitas mereka, tetapi juga mampu mengurangi kerusakan kendaraan yang selama ini kerap terjadi akibat kondisi jalan tanah yang berlubang dan tergenang air.
Pemerintah Desa Krosok menegaskan bahwa kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama. Proses pembangunan dilakukan dengan pengawasan dari pihak desa dan melibatkan lembaga terkait agar hasilnya maksimal dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Susanto juga menekankan bahwa seluruh tahapan pembangunan mengacu pada standar teknis yang telah ditetapkan.
“Kami ingin memastikan pekerjaan ini benar-benar bermanfaat dan hasilnya sesuai dengan perencanaan. Pada akhirnya, yang terpenting adalah kebermanfaatannya bagi masyarakat,” tambahnya.
Pembangunan JUT di Dusun Karangtengah disebut sebagai bagian dari rangkaian program pemerintah desa dalam memperkuat sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan. Ke depan, Desa Krosok berencana terus mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah desa agar masyarakat bisa merasakan manfaat secara langsung.
Dengan adanya akses jalan usaha tani yang lebih layak, pemerintah desa optimistis produktivitas pertanian warga akan meningkat, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal.










