- Double Momentum di Dapur MBG Kepuhrejo,Peringati Idul Adha Sekaligus Genap Setahun Berkiprah
- Kabag SDM Polres Tulungagung Monitoring Tanaman Jagung di Desa Bendungan
- Sambil Ngopi dan Jagong Santai, Sekjen LSM BERANTASS Bereaksi Keras Soal Polemik KP-SPAM
- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-118 SMKN 1 REJOTANGAN 20 Mei 2026
- Kasus Distributor Susu Ultra di Kalidawir , Klarifikasi Mertua Tuai Tanda Tanya
- Optimalkan Potensi Desa, Pemdes Karangrejo Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Unit Peternakan BUMDES
- Optimalkan Potensi Desa, Pemdes Karangrejo Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Unit Peternakan BUMDES
- Dongkrak Sport Tourism, Plt. Bupati Tulungagung Lepas Ratusan Peserta Gemah Coastal Run 2026
- Penuh Khidmat, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Lepas Keberangkatan 1.179 Calon Jamaah Haji
- Nekat Bawa Balita ke Sumatera, Wanita Asal Lampung Diringkus Polisi di Serang
Pemdes Tanggulwelahan Bersinergi dengan Polsek Besuki Wujudkan Program Ketahanan Pangan Melalui Pena

Tulungagung – Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Bersinergi dengan Polsek Besuki, Pemdes menggelar kegiatan penanaman berbagai jenis tanaman sayuran di pekarangan rumah warga dengan sistem polibek.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 02 Maret 2025 dan dipusatkan di dua wilayah, yakni RT 02 RW 01 dan RT 02 RW 03. Warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Adapun jenis tanaman yang ditanam meliputi cabai, tomat, terong, sawi, serta beberapa jenis sayuran lain yang mudah dirawat dan bermanfaat untuk kebutuhan dapur sehari-hari. Selain memberikan bibit, Pemdes juga melakukan pendampingan agar tanaman warga bisa tumbuh dengan baik dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
Kepala Desa Tanggulwelahan, Suhadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar penanaman, tetapi juga bentuk nyata upaya pemerintah desa dalam memperkuat kemandirian ekonomi warga melalui sektor pertanian rumah tangga.
“Kami ingin masyarakat Tanggulwelahan memiliki kesadaran bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu halaman rumah sendiri. Melalui penanaman sistem polibek ini, lahan sempit pun bisa dimanfaatkan secara produktif,” ujar Suhadi.
Lebih lanjut, Suhadi menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan wujud sinergi antara pemerintah desa dan kepolisian dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polsek Besuki yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan berkembang. Selain membantu mencukupi kebutuhan pangan keluarga, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan bahan makanan, tetapi juga soal kemandirian dan kepedulian lingkungan. Dengan menanam di pekarangan, warga turut menjaga ketahanan pangan lokal, menghemat pengeluaran rumah tangga, serta ikut menjaga kelestarian lingkungan desa.
Sementara itu, pihak Polsek Besuki yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang diambil Pemdes Tanggulwelahan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Desa Tanggulwelahan menunjukkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan bisa dimulai dari rumah tangga, dengan dukungan semua pihak untuk menuju masyarakat desa yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi.



.jpg)







