- DPRD Tulungagung Gelar Paripurna 3 Agenda Utama - Dari Pertanggungjawaban APBD hingga Pelantikan PAW
- Mantapkan Standar Mutu Pelayanan, RSUD dr. Iskak Jalani Survei Akreditasi Bersama LARS-DHP
- Beraksi di 20 TKP, Dua Jambret Lintas Wilayah Digulung Polres Tulungagung
- Peringati 1448 H, Pemdes Rejosari Santuni Yatim/Piatu lewat Istighosah Dan Sholawat Jabal Syafaat
- Pimpin Tasyakuran Haji 2026, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Jabarkan Tiga Ciri Haji Mabrur
- Lestarikan Warisan Leluhur, Plt. Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas
- Unit Binmas Polsek Tulungagung Kota Aiptu Agus H.Dampingi Warga Untuk Pemeliharaan Tanaman Jagung
- Humanis Dan Profesional, Polsek Kedungwaru Dampingi Rujukan Terlapor Ke RSJ Lawang
- Wujudkan Pembangunan Inklusif, Pemkab Tulungagung Gelar Muspadi 2026
- Demi menjaga hubungan Lebih Dekat dengan Petani kanit binmas polsek gondang terjun ke lapangan
Klarifikasi PUPR Tulungagung Soal Video Aspal Sawo–Gambiran: Struktur Utama Tetap Kokoh

TULUNGAGUNG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung memberikan klarifikasi resmi terkait video viral warga yang mengambil aspal terkelupas di ruas jalan Sawo–Gambiran, Desa Besole. Aspal tersebut mengelupas setelah wilayah tersebut dilanda hujan deras dan banjir baru-baru ini.
Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Erwin Novianto, menegaskan bahwa material yang terlihat dalam video tersebut bukanlah bagian dari struktur utama proyek jalan Sawo–Gambiran yang didanai APBD 2025.
“Ruas jalan utama telah rampung dikerjakan pada Desember 2025 dengan nilai kontrak sekitar Rp19 miliar. Hingga kini, struktur jalan utama masih dalam kondisi baik dan layak dilalui, meskipun sempat terdampak banjir,” ujar Erwin, Senin (2/2/2026).
Baca Lainnya :
- Sinergi dengan UGM, Bupati Gatut Sunu Buka Diklat Perencanaan Dasar untuk Perkuat SDM Tulungagung0
- Perkuat Keamanan Wilayah, Bupati Tulungagung Tinjau Lokasi Pembangunan Polsek Sumbergempol0
- Susun Rencana Pembangunan 2027, Desa Sumberbendo Serap Aspirasi Masyarakat Melalui Musrenbang0
- Pemdes Ketanon Optimalkan BK untuk Infrastruktur, Warga Nilai Pembangunan Tepat Sasaran0
- Saring Putra-Putri Terbaik, Penjaringan Perangkat Desa Tanggunggunung Berlangsung Kondusif0
Erwin menjelaskan bahwa aspal yang terkelupas tersebut hanya seluas kurang lebih 10 meter persegi. Material itu merupakan aspal tambahan yang diberikan oleh penyedia jasa sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menyesuaikan ketinggian (elevasi) antara jalan utama dan jalan lingkungan.
Material tersebut tidak tercantum dalam RAB (Rancangan Anggaran Biaya), shop drawing, maupun as built drawing.
Fungsi Leveling: Aspal dipasang hanya untuk kenyamanan akses warga (perataan jalan), bukan bagian dari konstruksi inti.
Proyek ini masih dalam masa pemeliharaan hingga November 2026. Artinya, jika ada kerusakan pada jalan utama, penyedia jasa wajib melakukan perbaikan.
Dinas PUPR juga memastikan bahwa secara teknis kualitas pekerjaan jalan sepanjang ruas Sawo–Gambiran sudah sesuai standar. Proyek ini bahkan telah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan dinyatakan memenuhi spesifikasi yang ditetapkan.
Erwin mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh potongan video di media sosial tanpa mengetahui konteks teknis di lapangan. Ia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun demi kelancaran ekonomi dan keselamatan bersama.











