Bupati Gatut Sunu Terima Penghargaan Jaranan Senterewe Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

By admin 23 Feb 2026, 00:45:55 WIB Berita Daerah
Bupati Gatut Sunu Terima Penghargaan Jaranan Senterewe Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

​TULUNGAGUNG– Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., secara resmi menerima sertifikat penghargaan Jaranan Senterewe sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam acara yang berlangsung di Taman Krida Budaya Kota Malang, Minggu (22/02/2026).

​Penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk pengakuan resmi negara atas eksistensi, nilai historis, serta kekayaan filosofis kesenian tradisional yang tumbuh dan berkembang pesat di tengah masyarakat Tulungagung.

​Dalam keterangannya, Bupati Gatut Sunu mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, Jaranan Senterewe bukan sekadar seni pertunjukan rakyat, melainkan representasi karakter masyarakat setempat yang kuat.

Baca Lainnya :

​"Hari ini menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Kami menerima apresiasi atas pengakuan Jaranan Senterewe sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia," ujar Bupati Gatut Sunu. "Jaranan Senterewe yang lahir tahun 1958 bukan sekadar hiburan, tapi simbol semangat, keberanian, dan harmoni masyarakat Tulungagung."

​Bupati Gatut Sunu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas perhatian serta dukungan penuh terhadap pelestarian budaya di daerah. Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal keberlanjutan seni ini melalui berbagai program dukungan.

​"Kami berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian dan regenerasi pelaku seni. Mari kita jaga dan lestarikan warisan budaya ini demi Tulungagung yang maju dan berbudaya," tambah beliau dengan penuh semangat.

​Penguatan Identitas Daerah

​Pengakuan WBTB ini kian mempertegas bahwa Jaranan Senterewe adalah identitas sekaligus kekuatan budaya utama masyarakat Tulungagung. Kehadiran pemerintah provinsi dalam prosesi ini memperkuat posisi kesenian tersebut agar tetap eksis dan lestari bagi generasi mendatang.

​Acara ini turut dihadiri oleh:

​Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur)

​Evy Afianasari (Kepala Disbudpar Jawa Timur)

​Muhammad Ardian Candra (Kepala Disbudpar Tulungagung)

​Serta para undangan dan perwakilan penerima penghargaan lainnya.



​(PROKOPIM TULUNGAGUNG)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment