- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-118 SMKN 1 REJOTANGAN 20 Mei 2026
- Kasus Distributor Susu Ultra di Kalidawir , Klarifikasi Mertua Tuai Tanda Tanya
- Optimalkan Potensi Desa, Pemdes Karangrejo Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Unit Peternakan BUMDES
- Optimalkan Potensi Desa, Pemdes Karangrejo Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Unit Peternakan BUMDES
- Dongkrak Sport Tourism, Plt. Bupati Tulungagung Lepas Ratusan Peserta Gemah Coastal Run 2026
- Penuh Khidmat, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Lepas Keberangkatan 1.179 Calon Jamaah Haji
- Nekat Bawa Balita ke Sumatera, Wanita Asal Lampung Diringkus Polisi di Serang
- Optimalkan Kesehatan Masyarakat, Desa Tanjungsari Gelar Kegiatan ILP Melati
- Lantik 74 Pejabat Fungsional, Plt Bupati Tulungagung , Jadilah Motor Penggerak Perubahan
- Pastikan Birokrasi Tetap Solid, Plt. Bupati Tulungagung Lantik Drs. Tri Hariadi sebagai Pj. Sekda
Bupati Tulungagung Kukuhkan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tulungag

TULUNGAGUNG, MPU – Sektor kerajinan lokal Tulungagung mendapat suntikan optimisme baru. Bupati Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak akan tinggal diam, bahkan siap “turun gunung” untuk memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerajinan di daerahnya.
Pernyataan tegas ini disampaikan Bupati Gatut usai Pengukuhan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tulungagung masa bakti 2025-2030 pada Jumat (5/12).
Menurutnya, pengukuhan pengurus baru ini adalah langkah awal dari upaya sistematis Pemkab untuk memastikan kerajinan lokal bisa melaju pesat dan bersaing di bawah naungan Dekranasda yang baru.
Baca Lainnya :
- RSUD Campurdarat Peringati HUT ke-3 dengan Tasyakuran dan Doa Bersama0
- Dukcapil Tulungagung Luncurkan Gerdu Kalimasada0
- Paripurna DPRD Tulungagung Tegaskan Komitmen Legislasi dan Penguatan Pembangunan Daerah 20260
- SPPG Karangtalun Perkuat Ketahanan Gizi Siswa Lewat Program Makan Bergizi Gratis0
- Kapolres Kembali Resmikan 5 Sumur Bor Bantuan Polres Tulungagung, Total 22 Sumur Bor di 8 Kecamatan 0
Bupati Gatut Wibowo secara lugas menjanjikan adanya intervensi dan keberpihakan penuh dari pemerintah daerah. Ia yakin bahwa dengan campur tangan Pemkab, kemajuan pesat perajin dapat terwujud dalam kurun waktu satu hingga tiga tahun ke depan.
”Saya yakin atas campur tangan pemerintah, satu tahun atau dua tahun, tiga tahun ke depan perajin UMKM yang ada di Tulungagung akan lebih maju pesat,” tegasnya.
Komitmen Bupati tidak berhenti pada janji dukungan. Ia bahkan berencana untuk melakukan pemantauan ketat dan turun langsung ke lapangan setelah awal tahun. Tujuannya jelas: menyerap aspirasi dan mengetahui secara detail berbagai persoalan yang dihadapi perajin, mulai dari kebutuhan modal, keluhan, hingga bentuk dukungan lainnya yang diperlukan.
”Saya akan selalu memonitor, saya akan selalu amati pergerakan ini. Insyaallah nanti ke depan setelah awal tahun itu saya akan turun langsung (untuk menampung) bagaimana keluhannya selama ini, permintaannya apa,” ungkapnya.
Gatut menegaskan bahwa memajukan kerajinan adalah tugas bersama, bukan hanya tanggung jawab perajin. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk merumuskan kebijakan yang benar-benar pro-UMKM dan bersinergi demi kemajuan sektor ini.
Diharapkan, dengan kepengurusan Dekranasda yang baru dan komitmen kuat dari Bupati, kerajinan khas Tulungagung akan segera menjadi pilar ekonomi daerah yang kuat.











